Dua Anak Buruh Tani Berjuang Hadapi Thalasemia

Sahabat Kebaikan,mari kita bantu meringankan beban Pak Deden agar kedua anaknya tetap bisa transfusi darah.

“Meski kesembuhan Nazwa dan Abidzar itu hanya mimpi, saya rela buat terus dampingi mereka sampai saya gak ada. Setidaknya saya berjuang agar tidak berhenti transfusi darah. Memang berat tiap bulan harus berobat dan transfusi. Apalagi sekarang belum ada yang manggil buat kerja lagi sebagai buruh tani” – Pak Deden

Bagi Pak Deden transfusi darah anaknya adalah kebutuhan pokok keluarganya, sebab jika tidak, sama saja dengan memperpendek usia kedua anak yang dicintainya.

Kesembuhan Nazwa dan Abidzar yang menderita talasemia bagaikan mimpi di siang bolong. Penderita talasemia ini diharuskan transfusi darah berulang kali seumur hidup.

Biaya perawatan yang mencapai sejuta sebulan itu tentu sangat berat bagi Pak Deden. Apalagi ia hanya kerja buruh tani dan serabutan.

Belum lagi pengobatannya bukan hanya transfusi darah saja, perlu asupan nutrisi yang berkualitas agar tidak gampang lemas.

Perih bagi Pak Deden, sudah dua bulan tidak bekerja karena belum ada panggilan lagi buat kerja di buruh tani.

“Sudah dua bulan ini gak ada kerjaan… terpaksa untuk berobat kedua anak saya harus pinjem sana-sini biar bisa transfusi darah,” ucap Pak Deden saat kami temui.


Dua Anak Buruh Tani Berjuang Hadapi Thalasemia

Sisa Waktu
67 Hari lagi
Terkumpul/Target
10.000/ 250.000.000
0%
 
Donasi Sekarang

Cek Status Pembayaran

Bagikan Program ini

Program Lain