“Dulu awalnya saya kasihan saja melihat kucing yang kakinya patah di jalan, jadi saya selamatkan. Sekarang, rasanya menyelamatkan mereka adalah bagian hidup saya,” ucap Bu Salmi. Wanita tangguh asal Padang, Sumatera Barat ini sudah menyelamatkan ratusan kucing dan ada beberapa anjing juga. Ada 125 kucing dan empat ekor anjing.
Bu Salmi rela menyisihkan waktunya yang saat itu sedang jadi kurir untuk membawa anabul yang ia temukan di jalanan ke dokter. Ternyata, banyak sekali dari mereka yang kondisinya parah. Salah satunya adalah Jongki, kucing yang Bu Salmi temukan dengan kondisi luka bakar di wajah dan telinganya. Ada juga Koko, yang kakinya patah sampai lumpuh karena tertabrak kendaraan.
Kerelaan hati Bu Salmi seperti tak terbantahkan. Walau berat dengan segala kebutuhan pengobatan anabul, ia tetap berjuang dan berusaha. Tapi bagaimanapun, makin banyak kucing tentu kondisinya makin berat. Saat ini Bu Salmi mulai kesulitan untuk mencukupi kebutuhan mereka, mulai dari makanan, obatan seperti obat cacing, obat jamur, P3K, dan lainnya. Bu Salmi juga sering mengalami kesulitan dalam pembayaran untuk sterilisasi dan pengobatan kucing-kucing sakit.
Hati Bu Salmi rasanya tersayat kalau melihat anabul yang ia selamatkan ada beberapa yang mati karena tak sempat mendapat perawatan. Tentunya bagi orang seperti Bu Salmi, merawat anabul layaknya menyelamatkan nyawa manusia. Mari kita bantu supaya Bu Salmi bisa terus merawat kucing dan anjing yang ia selamatkan!