“Saya khawatir sekali pas Vikal lahir ia gak nangis sampai 10 menit, ternyata, Vikal punya jantung bocor,” ungkap Pak Tajudin, ayahanda dari Vikal.
Vikal sekarang udah sembilan bulan, tapi kondisinya sangat mengkhawatirkan. Rangkaian operasi sudah dijalani, tapi tidaklah sebentar melihat kondisinya yang terus menurun. Sekarang, tubuhnya pun mulai membiru.
Berat, usaha cireng dan cilok Pak Tajudin yang berjualan di sekitar Kota Bandung ini tak lagi menunjang. Sekarang, ia hanya fokus merawat Vikal bersama sang istri. Mereka tak ingin mengemis, tapi karena himpitan kadang mereka terpaksa meminjam tetangga. Tak mudah, karena Vikal harus bolak balik juga ke Jakarta untuk pengobatan.
Jangan sampai perjuangan Vikal berhenti! Yuk sama-sama kumpulkan dukungan dan doa untuk kesembuhan Dek Vikal.